Jun 27, 2026

Kukira Kucingku Hanya Masuk Angin... Ternyata Positif Panleu!

Cataurus

Assaalaamu'alaikum!

Halo semuanya! Sudah lama banget ya nggak nulis artikel. Rasanya kayak pensiun dua tahun aja... eh, maksudnya hiatus. 🤣

Nah, kali ini aku mau membahas sesuatu yang cukup berat, tapi semoga bisa bermanfaat buat para pecinta kucing yaw:3

Dan yaaa... artikel ini benar-benar based on experience.

Bukan buat nakut-nakutin, bukan juga buat mencari simpati. Aku cuma berharap, kalau ada satu orang saja yang membaca artikel ini lalu memutuskan membawa kucingnya lebih cepat ke dokter, mungkin cerita sedih yang aku alami tidak akan terulang lagi.


Siapa di Sini Pecinta Kucing? 🙋🏻‍♀️

Hayooo... ngaku!

Kalau sudah punya kucing pasti sering dielus, diajak ngobrol, dibeliin makanan favorit, bahkan ada yang tidurnya bareng 😂

Catmoney

Tapi, pernah nggak sih kita berpikir...

"Kalau suatu saat kucingku sakit, apa aku tahu harus melakukan apa?"

Jujur, dulu aku juga nggak tahu.

Sampai akhirnya virus yang satu ini datang...

Feline Panleukopenia.

Atau sering disebut panleu.


Virus Panleu Itu Apa Sih?

Kalau dijelaskan dengan bahasa yang gampang dipahami, panleu adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan saluran pencernaan kucing.

Yang bikin virus ini menyeramkan adalah perkembangannya yang sangat cepat.

Hari ini mungkin cuma terlihat kurang nafsu makan.

Besok mulai muntah.

Besoknya lagi bisa saja kondisinya sudah kritis.

Makanya penyakit ini nggak boleh dianggap remeh, layaknya remehan kripik.


Gejala Panleu yang Perlu Diwaspadai

Kalau kucingmu mengalami beberapa gejala berikut, jangan ditunda untuk diperiksa ke dokter hewan ya:

  • Demam
  • Tidak mau makan atau minum
  • Muntah berbusa atau berwarna kuning
  • Diare, bahkan bisa bercampur darah
  • Badan lemas
  • Tidur terus
  • Tidak aktif seperti biasanya

Kalau sudah sampai muntah terus, tidak mau makan, dan hanya tiduran sepanjang hari, menurutku jangan menunggu sampai besok. Segera bawa ke Dokter Hewan!

Semakin cepat mendapatkan penanganan, semakin besar peluangnya untuk bertahan.


Apakah Kucing Indoor Bisa Terkena Panleu?

Kucing Indoor - saranghaecing

Jawabannya...

BISA. Bahkan sangat bisa.

Dulu aku juga berpikir,

"Ah, kucingku kan lebih sering di rumah."

Ternyata aku salah.

Virus bisa masuk dari banyak hal.

Misalnya ada satu kucing yang suka bermain di luar rumah, lalu pulang dan membawa virus tanpa kita sadari.

Atau... justru dari kita sendiri.

Iya, manusia juga bisa menjadi kendaraan virus.

Misalnya habis mengelus kucing liar, memegang benda yang terkontaminasi, atau alas kaki yang dipakai di luar rumah, lalu langsung berinteraksi dengan kucing di rumah tanpa membersihkan diri terlebih dahulu.

Ternyata penting banget beberes diri sebelum masuk rumah, atau sebelum menyentuh anabul tercinta.


Apakah Panleu Bisa Disembuhkan?

Ini pertanyaan yang paling sering muncul.

Jawabannya...

Masih ada harapan.

Sampai saat ini belum ada obat yang benar-benar bisa membunuh virus FPV.

Ntahlah, mungkin virus panleu ini mirip virus covid, suka memanipulasi imun? Ahaha, Ha.

Dokter biasanya memberikan terapi suportif seperti infus, obat anti muntah, antibiotik untuk mencegah infeksi sekunder, vitamin, dan nutrisi agar tubuh kucing tetap kuat melawan virus.


Sekarang Aku Mau Cerita...

Nah...

Kalau tadi kita bahas teorinya, sekarang aku mau cerita kenapa aku sampai menulis artikel ini.

Semoga bisa menjadi pelajaran buat kita semua ya!


Awalnya Aku Punya Lima Kucing...

Sebelum wabah virus panleu menyerang

Sebut saja mereka Moka, Moku, Mochi, Momo, dan Mumu.

Iya... semuanya huruf M. 🤣

Biar gampang manggilnya aja sebenarnya.

Waktu itu kehidupannya normal-normal saja.

Main => Makan => Kejar-kejaran => Tidur => Ulang lagi dari awal baris, wkwkw.

Nggak pernah terpikir kalau semuanya akan berubah hanya dalam hitungan hari.


Kami Mengira Moku Hanya Masuk Angin

Di antara semuanya, Moku lah yang paling sering bermain di luar rumah.

Pernah dikurung di rumah selama beberapa hari, dia pasti meong" meraung.

Suatu hari dia pulang, lalu besoknya muntah berkali-kali.

Karena masih awam, aku dan suami berpikir,

"Paling masuk angin."

Bahkan kami sempat melakukan hal" yang sekarang kalau diingat malah bikin geleng" kepala.

Kami mengoleskan minyak tawon di perutnya.

Menyuapi air minum yang dicampur minyak ikan.

Sampai memberi afirmasi pada Moku supaya lekas sembuh.

"Kalau mau main keluar, harus SEHAT dulu. Minum air yang banyak."

Moku setelah tertelan afirmasi

Ajaibnya, besoknya Moku terlihat sehat lagi.

Mau makan => Aktif => Main lagi.

Karena merasa sudah sembuh, kami mengizinkannya bermain di luar lagi.

Padahal waktu itu kami belum tahu..

Kemungkinan besar, virus itu sudah ikut masuk ke dalam rumah.


Kesalahan yang Masih Aku Sesali Sampai Sekarang

Di hari yang sama, Mumu mulai muntah berbusa.

---[Foto di HP satunya dan sedang bermasalah, maaf:']---

Kami kembali berpikir,

"Ah... nanti juga sembuh sendiri. Kemarin Moku juga begitu."

Dan keputusan itulah yang sampai hari ini masih aku sesali.

Karena keesokan harinya...

Mumu pergi untuk selamanya, tepat di Hari Idul Adha lagi. Gimana nggak masih lemes.

Jujur, aku sempat menyalahkan diriku sendiri.

"Kenapa tidak langsung ke dokter? Padahal kan waktu itu kami ada di rumah."

Jawabannya sederhana,

        Kami takut biaya klinik hewan mahal.

Kami bukan orang berada.

Kami khawatir uang tabungan tidak cukup.

Dan ternyata, penyesalan memang selalu datang belakangan.


Sejak Hari Itu, Aku Berjanji Tidak Mau Mengulang Kesalahan yang Sama

Belum selesai berduka karena kehilangan Mumu, malam harinya Moka mulai muntah.

Besok paginya Moka tidak mau makan, begitu juga dengan Momo.

Karena belajar dari pengalaman sebelumnya, Kami tidak mau kehilangan lagi.

Dengan tabungan seadanya, kami akhirnya membawa mereka ke klinik hewan.

Dan hasilnya...

        Positif Panleukopenia.

Rasanya seperti dunia berhenti beberapa detik.

Tapi justru, sejak hari itu aku belajar satu hal.

Kadang biaya dokter memang terasa berat.

Namun penyesalan karena terlambat bertindak jauh lebih berat.


Akhirnya... Gimana Nasib Mereka? 🥹

Nah, mungkin ada yang penasaran.

"Terus gimana kak? Kucing-kucingnya sekarang?"

Alhamdulillah... setelah melewati drama yang bikin jantung hampir copot tiap hari, akhirnya satu per satu mulai menunjukkan perkembangan.

Si Moka yang awalnya cuma tiduran, nggak mau makan, harus disuapi terus, akhirnya mulai mau makan sendiri. Awalnya sih cuma WetFood sedikit". Tapi ya Allah... lihat dia mau makan sendiri aja rasanya pengen nangis bahagia 🥹

Moka sedang recovery di rumah - Mode Up2U

Beberapa hari kemudian, dia mulai mau makan dry food lagi, minum sendiri lagi, bahkan udah mulai keliling rumah kayak biasanya. Dalam hati aku cuma bisa bilang,

        "Alhamdulillah... anak ini balik lagi."

Kalau si Mochi, Alhamdulillah juga masih ketahuan di tahap awal. Jadi setelah diperiksa dokter, dikasih suntikan injeksi dkk, dikasih obat, lalu dirawat di rumah, kondisinya pelan-pelan membaik.

Mochi sedang Rawat Jalan di rumah - Mode Nakelua

Nah... yang paling bikin deg-degan itu si Momo.

Awal cek di Klinik sih masih gamau nafsu makan, setelah pulang dari sana kok malah muntah berbusa, disuapi pun juga sering dimuntahkan...

Akhirnya besok paginya kami sepakat untuk Momo dirawat inap saja.

Momo otw Rawat Inap

Jujur ya...

Awalnya kami mikir berkali-kali.

        "Beneran mau dirawat inap?"

        "Soalnya biayanya pasti nggak murah..."

Tapi setelah kehilangan Mumu, kami nggak mau ambil risiko lagi.

Bismillah aja.

Yang penting anak ini punya kesempatan buat sembuh.

Dan benar aja...

Sekitar seminggu dirawat di klinik, total biayanya kurang lebih Rp1 jutaan. Lumayan bikin dompet diet 😂

Tapi kalau dibandingkan sama nyawa mereka? Nggak ada apa-apanya.

Dan Alhamdulillah...

Momo akhirnya boleh pulang.

Waktu lihat dia keluar dari klinik, rasanya legaaaa banget!

Kayak beban yang selama ini dipikul akhirnya sedikit demi sedikit mulai menghilang.

Setelah selesai Rawat Inap, Momo lanjut Rawat Jalan

Berapa Lama Sih Recovery Panleu?

Nah, ini juga banyak yang nanya.

Jawabannya nggak bisa disamaratakan ya, karena tiap kucing beda-beda.

Kalau berdasarkan pengalamanku...

🐱 Yang dirawat di rumah sekitar 7 harian baru mulai mau makan sendiri lagi.

Moka mau makan sendiri setelah bbrp hari disuapin

🐱 Yang dirawat inap di klinik juga sekitar 7 hari sampai dokter memperbolehkan pulang.

Momo bisa beraktivitas kembali setelah bbrp hari Rawat Jalan

Kalau dihitung sampai benar-benar pulih dan aktif kembali seperti sebelum sakit, kurang lebih sekitar 7–14 hari.

Prosesnya kurang lebih seperti ini untuk Moka & Momo (di sini kucampur ya) :

  1. Lemas, Ganafsu makan, Momo sampai muntah berbusa
  2. Masih lemas, Masih tidak nafsu makan, tidak muntah lagi
  3. Masih tidak mau makan, tidak muntah, Moka mulai gerak muterin rumah
  4. Tidak muntah lagi, Moka mulai banyak gerak, mulai nafsu makan WetFood sendiri, Momo diare berdarah segar cair encer
  5. Moka mulai segar kembali dan mau makan WetFood sendiri, Momo masih lemas badan (puncak kritis virus Panleu pada Momo)
  6. Moka mulai membaik, Momo mulai mau makan sendiri (sembuh dari masa kritis)
  7. Moka dan Momo mengalami perkembangan membaik
  8. Momo dijemput dari klinik (dinyatakan sembuh dari masa kritis dan lanjut recovery di rumah)

Percaya deh, perkembangan kecil kayak gitu aja bisa bikin hati seneng banget. 🥹

Kalau disuruh pilih,

Mending RAWAT INAP atau RAWAT JALAN ya?

Tergantung kondisi. Selama:

  • Tidak muntah berbusa
  • Makan/minum yang disuapi masih masuk banyak pada kucing
  • Punya waktu hampir 24 jam untuk merawat kucing

Maka lebih baik RAWAT JALAN.

Mengapa? Karena kasih sayang dari babu ke majikannya sangat diperlukan di sini.

Selain kucing dapat dukungan medis, ia juga dapat dukungan emosional yang sangat besar perannya dalam penyembuhan melawan virus panleu ini.

Namun, jika salah satu dari 3 poin tersebut terjadi, lebih baik RAWAT INAP.

Mengapa? Karena asupan nutrisi sangat penting bagi kucing. Jika yang masuk dalam tubuh kucing saja kurang cukup maka bisa terjadi kematian. Lebih baik diRAWAT INAP.


Dari lima kucingku...

Empat berhasil sembuh.

Moku. ❤️

Moka. ❤️

Mochi. ❤️

Momo. ❤️

Tapi...

Mumu nggak bisa diselamatkan.

Sampai sekarang, kalau lihat foto-fotonya, masih suka kepikiran.

        "Coba waktu itu langsung dibawa ke dokter..."

        "Coba waktu itu kami nggak menganggap dia cuma masuk angin..."

Tapi ya... penyesalan memang selalu datang belakangan.

Sekarang aku cuma bisa menjadikan kejadian itu sebagai pelajaran.

Kalau ada kucing yang tiba-tiba muntah, lemas, atau nggak mau makan, aku nggak akan bilang lagi,

        "Ah... paling besok juga sembuh."

Karena aku tahu, kadang terlambat beberapa jam aja bisa membuat semuanya berubah.

Yang terselamatkan, Alumni Panleu (semoga gakenalagidah, Aamiin)


Pelajaran yang Paling Berharga

Kalau ada satu hal yang ingin kusampaikan melalui artikel ini, mungkin ini.

Jangan menunggu sampai kucing benar-benar kritis baru mencari pertolongan.

Kalau instingmu mengatakan ada yang tidak beres, lebih baik periksa.

Semoga ternyata hanya sakit ringan.

Daripada menyesal karena terlambat.


Buat Kamu yang Lagi Berjuang ❤️

Kalau sekarang kamu lagi baca artikel ini sambil nemenin anabulmu yang kena panleu...

Peluk jauh dulu sini 🫂

Aku tahu kok rasanya.

Menangis, nyuapin pakai spet, bersihin muntah, bersihin pup.

Sampai tiap bangun tidur langsung lihat kandang dulu,

        "Hari ini gimana ya kondisinya?"

Capek? Banget. Sedih? Apalagi.

Tapi jangan nyerah dulu ya.

Selama dokter masih bilang ada harapan, ayo kita temenin mereka berjuang.

Semoga anabulmu segera melewati masa kritisnya, mulai makan lagi, mulai lari-larian lagi, dan kembali bikin rumah berantakan seperti biasanya 🤣❤️,

Aamiin ya Rabbal'alamiin 🤲🐾


HABIS DARI KLINIK HEWAN TOTAL HAMPIR 1,6 JUTAAN
Saranku, sebelum habis berjuta" lagi
Lebih baik kamu siapkan kebutuhan ini dari sekarang :
  1. Minyak Ikan Kapsul (bisa dicampur air, tapi dibocorin dulu kapsulnya)
  2. Oral Syringe 3 ML (alat buat nyuapi kucing)
  3. WetFood Kucing pilih yg Digestion (Makanan Basah), yg mendukung penyembuhan pencernaan kucing (Virus Panleu lebih sering menyerang sistem pencernaan kucing)
  4. DryFood Recovery Kucing (Makanan Kering), pertama kali Momo makan setelah sekian lama diinfus
  5. Pet Nutrition Gel (diberikan tiap 2 ruas jari perkucing tiap hari), untuk menambah nutrisi
  6. Imboost Kids 45 ML yg sirup (diberikan tiap 1 ML perkucing perminggu), saran dari bbrp orang sekitar untuk mensupport penyembuhan kucing
  7. Underpad, alas kandang kucing yg sedang sakit dan buat pup/pee di tempat
  8. Disinfektan, sangat penting untuk membersihkan tempat yang terkena virus panleu sampai tuntas

Nov 24, 2024

7 Tips Mudah Grooming Kucing di Rumah Makin Sehat dan Cantik Buat Pemula!


Assalaamu'alaikum.

     Kucing tidak cukup hanya diberi makan dan minum saja biar lebih sehat, namun juga perlu digrooming supaya kucing makin sehat dan cantik dari dalam dan luar! Namun, tidak sembarang untuk Grooming kucing loh ya, ada tips tertentu yg bisa dilakukan untuk Grooming kucing bahkan lebih mudah dilakukan di rumah! Apa sajakah Tipsnya?

1. Sikat bulu kucing secara rutin

Kucing pasti bakal ada bulu mati, namun banyak atau sedikitnya bulu kucing tidak ada yg tahu kalau tidak disisirkan? Selain itu, Menyisir bulu kucing bisa melancarkan sirkulasi darah dibalik kulit kucing loh! Untuk kucing yg berbulu pendek bisa menyisir bulu kucing cukup 2-3 seminggu. Namun, bila kucing berbulu panjang bisa menyisir setiap hari.

Untuk sisirnya bisa pakai yg berjarak jarang. Kamu bisa pakai sisir yg ada uapnya maupun tidak. Untuk sisir uap maupun sisir biasa bisa kamu cek dgn klik gambar ini ya!



2. Mandi secara berkala

Layaknya manusia, kucing juga perlu mandi loh biar bulunya bersih dan sehat! Namun, mandi kucing tidak sesering manusia, cukup dimandikan setiap 4-6 minggu sekali. Untuk kucing yg sering main di luar atau Outdoor bisa dimandikan kurang dari sebulan sekali tergantung kondisi kucing ya!
Kamu bisa mandikan kucing dengan sikat biasa atau sikat dgn Dispenser Shampoo kucing ya!



Untuk memandikan kucing, perlu diperhatikan bahwa Shampoo kucing beda dgn manusia karena kandungan pH-nya beda. Kamu bisa menggunakan Shampoo kucing yg kurekomendasikan ini yg Aman buat kucing karena formulanya yg lembut dan tidak membuat kulit kucing iritasi!


Setelah dimandikan, kucing perlu dikeringkan dengan handuk khusus kucing ini yg lembut buat kucing, atau kamu bisa menggunakan Pet Drying Box ini supaya bulu kucing bisa dipastikan benar-benar kering!



3. Potong kuku kucing


Pernahkah kamu bermain dengan kucing lalu tiba-tiba dicakar? Atau kucing kamu sering main cakaran sama kamu? Haha saya juga! Tapi, itu bisa berbahaya loh, lebih baik dipotong ya!

Kamu bisa memakai pemotong kuku kucing ini supaya Aman, dan potonglah kuku kucing hanya di bagian ujung kukunya saja yg tajam. Hati-hati, jangan memotong kuku kucing terlalu dalam sampai mengenai pembuluh darah ya. Potong saja setiap 2-3 minggu sekali. Namun, kalau kucing kamu Outdoor lebih baik jangan dipotong kukunya karena kuku kucing yg tajam bisa menjadi senjata dan percaya diri buat kucing untuk melawan musuhnya di luar rumah.

4. Bersihkan telinga kucing


Layaknya manusia, telinga kucing walau terlihat lebar dan luas seluas samudra tapi harus tetap dibersihkan ya! Bisa dibersihkan setiap 1-2 minggu sekali dengan cairan pembersih telinga khusus kucing yg bisa kamu dapatkan di sini ya!

Caranya, teteskan dulu cairan pembersih telinga ke dalam telinga kucing, pijat lembut bagian pangkal telinga kucing, lalu bersihkan kotorannya dengan kapas.

5. Periksa gigi dan mulut kucing

Kamu harus periksa juga loh gigi dan mulut kucing, siapa tahu ada plak gigi seperti yg terjadi pada manusia. Bisa kamu periksa setiap seminggu sekali ya. Caranya, angkat bibir atas kucing dan perhatikan apakah ada plak atau karang gigi. Sikatlah gigi kucing secara teratur dengan pasta gigi khusus kucing yg bisa kamu dapatkan di sini ya!


6. Bersihkan mata kucing


Coba kamu cek, ada kotoran atau belekan pada mata kucing tidak ya? Kalau ada, segera bersihkan pakai kain lembut yang sudah dibasahi air hangat ya di sudut mata kucing, atau kamu bisa pakai tisu khusus ini yg bisa kamu dapatkan di sini ya!

7. Perhatikan kulit kucing

Coba kamu cek, apakah ada tanda-tanda iritasi kulit pada kucing seperti kemerahan, benjolan, atau titik-titik hitam seperti telur kutu? Jika ada:

- Kemerahan atau bersisik, bisa terjadi karena adanya parasit atau jamur di kulit kucing, segera obati dengan obat ini, sudah banyak orang ya pakai. Kamu bisa cek dgn mengeklik gambar di bawah ini ya!


- Benjolan, bisa terjadi karena digigit kutu, segera sisir pakai sisir khusus kutu kucing untuk menangkap kutu beserta telurnya, lalu segera dibunuh ya supaya tidak menyebar. Dan segeralah diobati dengan obat kutu ini. Kamu bisa cek dgn mengeklik gambar di bawah ini ya!



Jika kucing punya tempat tidur khusus, segera dicuci untuk memberantas kutu ya!

Setelah kucing selesai dari proses grooming, berikanlah pujian atau hadiah atau istilahnya sekarang Reward seperti makanan spesial atau diberi Steak Wagyu A5 aja enak :v
Dengan melakukan Grooming secara rutin, kucing kamu akan terlihat lebih menarik, percaya diri, bahkan lebih sehat dari dalam luar layaknya Idol EA! :v
Met Grooming Kucing! :3



Produk yang direkomendasikan untuk Grooming kucing

Klik Gambar untuk cek produknya ya!














Keywords: grooming kucing, merawat kucing, kesehatan kucing, tips grooming kucing, cara merawat kucing, tips merawat kucing, cara grooming kucing, cara menjaga kucing

Wassalaamu'alaikum.

Sep 26, 2023

4 Cara Memancing banyak Customer ke Whatsapp lebih Efisien!


Assalaamu'alaikum!

Hai! Apa kabar? Baikk!

Okeyy, hari ini kita akan membahas lagi tentang Marketing!

Mengapa kok Marketing terus sih? Apa ngga bosen-bosen?

Selain untuk kamu yang butuh ilmu ini, ini juga untuk aku sebagai catatan di masa depan nanti (kalau lupa hehe) dan juga melatih otakku :)

Oke, lanjut aja yaa~:)


Sebelumnya kita sudah membahas tentang cara promosi lewat Whatsapp, nah sekarang kita akan membahas tentang gimana sih cara memancing dan mengumpulkan customer ke Whatsapp?

Let's Check It Out~!


Cara Mengumpulkan Data Customer ke Whatsapp

Sangat penting untuk punya database Customer, supaya lebih rapi dan kamu mudah mengelolanya :D

Berikut 4 cara memancing esmosi mengumpulkan data Customer dan memancing ke Whatsapp kamu :


Facebook Ads

Cara yang dipakai Facebook Ads ini bisa mengarahkan Customer setelah mengeklik iklan di Facebook ke Whatsapp atau ke website Landing Page dulu. 

  • Langsung ke Whatsapp, berarti Customer akan langsung chat sama kamu sebagai penjual dan Customer akan tanyakan apa yang kamu jual, bisa jasa atau produk. Di sini, kamu harus benar-benar paham cara follow up Customer sampai terjadinya Closing dan harus menggali sebanyak mungkin informasi dari Customer. Jangan lupa, habis di follow up langsung kamu tambahkan ke database Customer.
  • Melalui Website Landing Page, dengan cara ini Customer akan melihat Website tsb dan lebih memahami apa yang kamu jual. Di website Landing Page ada 2 jenis, bisa mengarahkan Customer ke Whatsapp kamu, atau mengisi form dan langsung masuk ke Database Customer punya kamu lalu kamu Follow Up Customer secara manual di Whatsapp. Kusarankan terapkan cara pertama, karena lebih nyaman buat Customer.


Instagram Ads

Untuk cara kerjanya juga sama yaa dengan Facebook Ads, cuma untuk cara pengiklannya dan tempatnya beda :D


Whatsapp Ads

Nah kalau buat ini, iklannya akan ditampilkan di Facebook dan Instagram, bisa salah satu atau keduanya tergantung pilihan kamu. Dan bedanya lagi, kalau pakai Fitur Whatsapp Ads di Whatsapp Business kamu, ketika Customer mengeklik iklan Facebook/Instagram maka akan langsung diarahkan ke Whatsapp kamu.


Grup Whatsapp

Buat cara ini, bisa banget ya kamu cari di internet sekarang sudah banyak. Tapi perlu diperhatikan di sini, carilah grup Whatsapp yg sesuai dengan kategori produk kamu. Misal, produk kamu itu Tas, berarti termasuk kategori Fashion kan? Kamu bisa cari Grup Whatsapp yg tertarik dengan Fashion. Supaya apa? Supaya kamu bisa efisien waktu dalam follow up dan mengelola Customer. Tapi jangan lupa, dimasukkan dulu ke dalam Database Customer baru kamu Broadcast, biar lebih nyaman kerja kamu.


Sebelum lanjut nih, untuk biaya gimana?


Biayanya?

Pasti kamu sudah tau dong jawabannya?

  1. Facebook Ads     =   Bayar, lebih efisian
  2. Instagram Ads     =   Bayar, lebih efisian
  3. Whatsapp Ads     =   Bayar, kurang efisien, tergantung produknya
  4. Grup Whatsapp   =   Gratis, kurang efisien


Okeyy, dari ke-4 cara ini, mana yang paling comfortable buat usaha kamu?

Jangan salah pilih yaa, perhitungkan dengan baik ya! ^o^


Sekian dari saia, terima kasih sudah membaca artikel blog saia, kalau ada salah kata atau ada yg kurang dipahami mohon masukan dan feedbacknya di kolom komentar di bawah ini :)

See You Again, Wassalaamu'alaikum!

Sep 25, 2023

Cara promosi dan jualan Marketing lewat Whatsapp?

Nih gambaran profil WA Bisnis kamu, gambaran doang


Assalaamu'alaikum!

Hai! Apa kabar? Baikk!

Okeyy! Hari ini kita akan membahas tentang Marketing melalui Whatsapp!

Eits, tapi tunggu dulu,

Bukankah Whatsapp itu termasuk aplikasi buat Chattingan ya?

Kok juga bisa buat Marketing?

Logikanya gimana sih??


Okeyy, daripada bingung, mending aku langsung jelasin aja ya ^v^


Whatsapp Marketing

Meskipun Whatsapp itu aplikasi chatting, tapi sebenarnya Whatsapp juga bisa dipakai buat Marketing loh! Sudah banyak Perusahaan yang menggunakan cara ini, khususnya di Marketplace ternama di Indonesia, seperti Shopee dan Tokopedia. Tapi, tergantung nii buat mengenalkan produknya aja (hanya Marketing) atau juga menjual produk (Marketing + Sales).


Cara Marketing melalui Whatsapp

Ada berbagai cara buat memasarkan produk kamu di Whatsapp. Dari segi umumnya, kusebutkan semua ya supaya kamu mudah paham, dan bisa kamu pakai sesuai dengan pemasaran produk yang kamu butuhkan :


1. Pakai Ads Whatsapp

Contoh doang ya ini :)

Kamu bisa pakai cara ini kalau punya modal banyak ya! Biar kususun rapi supaya kamu bisa membacanya dengan baik!

  • Anggarannya ini minimal 23rb-an
  • Waktunya bisa buat hanya 1 hari aja bahkan sampai 30 hari
  • Gambar Ads nya bisa dari Katalog WA yg sudah kamu tambahkan di WA Business kamu atau bisa kamu upload juga dari file kamu
  • Penentuan Target Marketnya bisa kamu tentukan dari Jenis kelamin sampai Usia
  • Cara kerja Ads WA, akan tampil di Facebook dan Instagram lalu orang yang tertarik dengan iklanmu itu akan mengeklik dan menuju ke chat WA kamu.

Kamu bisa mencobanya sehari saja buat iklan WA ini, hanya 23rb itu sudah minimal. Tapi saranku, kalau kamu belum punya cukup modal, pakailah cara yag Gratis dulu aja sampai maksimal.


2. Buat Komunitas Grup

Contoh doang ya ini :)

Cara ini Gratis ya, kamu bisa buat Grup di Whatsapp lalu kamu pancing orang-orang sesuai target market kamu dari Sosial Media kamu. Cara ini sudah sering banget digunakan oleh kalangan menengah.

Cara ini cocok di bidang apa saja?

  • Tempat Diskusi bisa,
  • Jualan produk sambil kasih tips info edukasi, seperti Frozen Food, Fashion, dll
  • Jasa Marketing, Forum Bahasa, bahkan Bisnis Pelajaran juga bisa dilakukan, dan masih banyak lagi

Yang pastinya, kamu buat dulu rancangannya, ini Grup mau diposting apa saja (jangan asalan, biar lebih mateng), dijadwalkan, mau buka konsultasi apa tidak, dan lain sebagainya.


3. Broadcasting melalui Whatsapp

Fitur Broadcast WA, Contoh doang ya ini :)

Untuk cara ini bisa kamu lakukan dengan 2 cara :

  • Pakai Fitur Broadcast Whatspp, tapi pakai fitur ini akan sangat berguna kalau Customer sudah menyimpan nomor kamu. Kalau Customer belum menyimpan nomor kamu? Pesan Broadcast nya tidak masuk ke WA Customer.
  • Broadcast Manual, Bisa kamu broadcast satu-persatu ke nomor Customer layaknya Chattingan. Buat nomor baru kurang dari sebulan, Hati-Hati banget jangan banyak Broadcast karena Whatsapp Pusat akan mengira kamu melakukan spam dan akan memblokir nomor Whatsapp Business kamu.
  • Broadcast Otomatis, ini bisa dilakukan kalau kamu punya modal besar ya, soalnya untuk sebulan aja alat Broadcast WA otomatis ini anggarannya sekitar 150-200rb-an , tapi ini fear sih soalnya sesuai dengan kualitas.


4. Chattingan sama Customer

Contoh doang ya ini :)

Kalau kamu pakai cara ini, kamu menjadi Sales Online. Kamu melakukan penawaran bahkan sampai buat invoice untuk Customer sampai terjadi yang namanya Closing. Intinya, layaknya Sales tapi kerjanya Online, wkwkw. Kalau begini, kamu harus lebih cerdas dalam menarik perhatian Customer, dan tentunya tidak hanya cukup Sales saja, tapi juga Marketing.


5. Update Story WA

Nah ini baru Asli wehehee :3

Cara ini bisa diterapkan ke cara-cara di atas ya! Cara ini akan lebih efektif kalau Customer sudah menyimpan nomor kamu. Supaya hal ini bisa terjadi, kamu bisa meminta Customer untuk menyimpan nomor kamu di awal percakapan.


Nah, setelah kamu baca dari atas sampai sini, mana nii cara marketing yang cocok buat pemasaran produk kamu?


Mungkin cukup sampai di sini, kalau dilanjutin ntar jadi panjang wehehe...

Semoga bermanfaat buat kamu yak! Terima kasih sudah membaca artikel ini, mohon banget feedbacknya di kolom komentar ~:)

Sekian dari saia, Wassalaamu'alaikum! 

Sep 22, 2023

Tipografi? Mengapa sangat penting dalam Marketing?

POV: Kamu dapat ide buat nulis kalimat Marketing, tapi
bingung mau nulis kek gimana wkwkw


Assalaamu'alaikum!

Hai apa kabar? Baikk!

Okeyy, Alhamdulillah ini artikel ke-5 ku di bulan September ini, setelah kurang teratur buat artikel lagi hehew, Berjuang! ~:)


Langsung aja yuks? Tentang apaaa???

Baca lagi judul di atas ~ hehe ~!


Apa itu Tipografi?

Emm, sampai sini, apa kamu masih mengira kalau Tipografi itu dari kata Typo yg artinya kesalahan dalam penulisan atau pengetikan?

Tet Tet Salah! Ayok Tebak lagi! :v

Okeyy, Tipografi? Apa itu?

Sebelumnya, kukenal nama itu semenjak SMK, dimana ada tugas buat Puisi sesuai dengan yaa Bahasa Indonesia, ada Majasnya, dan lain sebagainya sampai aku kenal dengan nama Tipografi ini.

Yap, Tipografi ialah


Intinya, lebih ke seni dalam menyusun bahasa maupun kalimat. Bukan hanya itu, Tipografi juga mengarah pada kerapian susunan baris kalimat loh!

Dan dulu, aku pakai Tipografi buat membuat puisi biar lebih estetik! Hehe~:3


Apakah Tipografi juga bisa dipakai dalam Dunia Marketing?

Oh tentu saja dong! Yang namanya SENI itu harus dipakai dalam Dunia Marketing! Karena Dunia Marketing itu sering dinamis dan tidak akan selalu statis (apaan dah bahasanya) ya!

Terus cara penggunaan Tipografi dalam Dunia Marketing gimana?

Biasanya sih ke dalam Desain sama Penulisan sih. Tapi aku akan menjelaskan yg di bagian Penulisan aja ya (soalnya kalau yg buat desain, aku belum ahlinya hehe:).

Contoh ni kalimat Marketing :

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Mau Jago Arsitek apapun tanpa harus belajar?

Ya pasti maulah! Belajar kan bikin ribet! Kamu bakal lebih sering bermain layaknya jadi Arsitek dengan aplikasi XYZ, pasti lebih seru deh! Jadi tidak perlu belajar lagi kan? Eits! Ini bukan main ngasal, tapi bermain dalam aplikasi XYZ ini sudah dikemas sebaik dan serapi mungkin sesuai kualitas Kurikulum, jadi setelah kamu tuntas bermain bakal jadi Jago Arsitek apapun dibanding yang lain deh!

Tunggu apalagi? Jangan sia-siakan waktumu dan segeralah bermain dengan aplikasi XYZ agar pengalaman kamu semakin Legend dan Seru!

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Nah, contoh di atas buat Marketing, dimana strukturnya sudah jelas : Headline-Isi/Content-Penutup

Apakah dengan begini sudah menarik di mata Customer? Tidak yee~:)

Itu masih bisa diubah mengikuti Tipografi loh! Sini kuubah!

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Mau Jago Arsitek apapun tanpa harus belajar?

Ya pasti maulah! Belajar kan bikin ribet!
Kamu bakal lebih sering bermain layaknya jadi Arsitek dengan aplikasi XYZ, pasti lebih seru deh! Jadi tidak perlu belajar lagi kan?

Eits! Ini bukan main ngasal, tapi bermain dengan aplikasi XYZ ini sudah dikemas sebaik dan serapi mungkin sesuai kualitas Kurikulum, jadi setelah kamu tuntas bermain bakal jadi Jago Arsitek dibanding yang lain deh!

Tunggu apalagi? Jangan sia-siakan waktumu dan segeralah bermain dengan aplikasi XYZ agar pengalaman kamu semakin Legend dan Seru!

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Nahh kayak gini kan enak dilihat! Tapi masih ada yg kurang tuh.
Apanya yg kurang? Kan sudah gitu aja cukup kalau dari Tipografi?
Iya sih kalau buat IG sama FB.
Tapi Nggak sih, kalau menurutku wkwkw apalagi kalau dibuat Broadcast dalam WA wkwkw!

Kuubah lagi yah!

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Mau Jago Arsitek apapun tanpa harus belajar?

Ya pasti maulah! Belajar kan bikin ribet!
Kamu bakal lebih sering bermain layaknya jadi Arsitek dengan aplikasi XYZ, pasti lebih seru deh! Jadi, tidak perlu belajar lagi kan?

Eits! Ini bukan main ngasal loh, tapi bermain dengan aplikasi XYZ ini sudah dikemas sebaik dan serapi mungkin sesuai kualitas Kurikulumjadi setelah kamu tuntas bermain bakal jadi Jago Arsitek dibanding yang lain deh!

Tunggu apalagi? Jangan sia-siakan waktumu dan segeralah bermain dengan aplikasi XYZ agar pengalaman kamu semakin Legend dan Seru!
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Okeyy, mungkin cukup segitu. Tapi kalau aku biasanya buat Broadcast WA gitu, kutambahkan Emoticon wkwkw biar makin hidup (tapi jangan banyak" wehehe:)

Oya, ini akan kuubah lagi supaya lebih enak bacanya di WA hehe, coba kamu copas ke WA mesti nyaman bangett bacanya! :D

Ini kuubah lagi khusus di sini biar lebih enak bacanya wkwkw :3

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Mau Jago Arsitek apapun tanpa harus belajar?

Ya pasti maulah! Belajar kan bikin ribet!
Kamu bakal lebih sering bermain layaknya jadi
Arsitek dengan aplikasi XYZ,
pasti lebih seru deh!
Jadi, tidak perlu belajar lagi kan?

Eits! Ini bukan main ngasal loh, tapi
bermain dengan aplikasi XYZ ini
sudah dikemas sebaik dan serapi mungkin
sesuai kualitas Kurikulum,
jadi setelah kamu tuntas bermain bakal jadi
Jago Arsitek dibanding yang lain deh!

Tunggu apalagi?
Jangan sia-siakan waktumu, dan
segeralah bermain dengan aplikasi XYZ
agar pengalaman kamu semakin
Legend dan Seru!

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Okeyy, mungkin cukup segitu. Tapi kalau aku biasanya buat Broadcast WA gitu, kutambahkan Emoticon wkwkw biar makin hidup (tapi jangan banyak" wehehe:)

Mengapa Tipografi sangat penting dalam Dunia marketing?
Karena... Dunia Marketing membutuhkan yang namanya SENI! Dan Tipografi sudah termasuk dalam SENI BAHASA! ^O^

Terus gimana kalau dari sisi customer?
Kamu aja yg jadi contoh Customernya, ya kan?
Kalau kamu buat kalimat Marketing dengan Tipografi, maka Customer akan :
  • Tertarik untuk membaca lanjut
  • Berpikir tentang produk kamu
  • Next Level, Mau membeli produk kamu!
Sebegitunya The Power of Typography!

. . .

Kedepannya bakal kubahas tentang Marketing Whatsapp, moga membantu! :D

Terima kasih yaa sudah membaca artikelku ini, moga bermanfaat yaw! :3
Mohon masukannya, biar blog ini leibh berkembang lagi, Okeyy? :D

Sekian dari saia, See You Again ~ Wassalaamu'alaikum!